Simak Dermaga Ferry Waikello rusak & terlantar

Dermaga (Pelabuhan) Ferry Waikello, di Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sekarang kondisinya rusak berat. Mengakibatkan dermaga ferry yang dibuat dengan dana miliaran rupiah itu, sekarang terlantar.

Rusaknya dermaga ini pula membawa efek jelek buat tumbuh kembangnya ekonomi penduduk ditempat. Bahkan juga penduduk Pulau Sumba biasanya.

Bagian-bagian dermaga ini terpantau rusak berat serta ambruk terserang hempasan gelombang. Keadaan tidak jauh beda pun berlangsung pada perlengkapan elektronik serta hidrolik dermaga yang awal mulanya digunakan untuk mendukung operasional bongkar muat barang, kendaraan serta penumpang di dermaga itu.

Baca Juga : Harga Kaca

Aspek kontruksi dermaga yang kurang mencukupi, diduga jadi penyebab rusaknya berat dermaga ini, di mana kontruksinya tidak dapat menahan ganasnya gelombang pasang dan gempa bumi yang seringkali berlangsung.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ditempat sampai sekarang masih tetap menanti realisasi janji pemerintah pusat untuk melakukan renovasi dermaga itu. Ditambah lagi beberapa kali sudah petinggi Kementrian Perhubungan hadir lihat langsung keadaan dermaga.

“Kami harap pemerintah pusat dapat selekasnya mewujudkan janjinya untuk melakukan perbaikan atau melakukan renovasi dermaga ini. Sebab dermaga ini cukuplah penting dalam usaha penambahan ekonomi masyarakat Sumba Barat Daya serta tiga kabupaten yang lain, yaitu Sumba Tengah, Sumba Barat serta Sumba Timur,” berharap Yohanes Tende, Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan, Info serta Komunikasi Kabupaten Sumba Barat Daya, saat didapati Jumat (30/8/2013).

Artikel Terkait : Denah Rumah Type 70

Keinginan yang juga sama diutarakan oleh Dedy, salah seseorang sopir truk antar provinsi.

”Saya berharap Dermaga Ferry Waikello dapat selekasnya diperbaiki. Dahulu saya seringkali bawa serta pisang serta hasil bumi yang lain ke Bali serta Jawa melalui dermaga itu. Saat ini telah jarang sebab Ferry mesti berjejalan dengan kapal barang di dermaga kapal cargo. Waktu lalu ada truk muat semen yang hampir jatuh ke laut sebab terjerumus dalam lubang,” tuturnya.

Rusaknya dermaga ferry memang memaksa kegiatan bongkar muat barang serta penumpang sesaat mesti memakai dermaga kapal barang (cargo). Walau sebenarnya keadaan Dermaga Cargo itu pun sudah tergerus umur serta tidak kalah memprihatinkan.

Terlihat beberapa lubang menganga di sejumlah sisi dermaga, yang tertutupi seadanya dengan papan berdiameter tiga sampai empat cm..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *