Kinerja Positif PELNI Raih Infobank 9th BUMN Award 2018

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) – PELNI mendapatkan penghargaan dalam ajang Infobank 9th BUMN Award 2018 kategori BUMN Angkutan Udara, Darat dan Laut dengan predikat BUMN “Sangat Bagus” atas Kinerja Keuangan Tahun 2017 di Hotel Sangri-La Jakarta, Rabu (26/9/2018) malam.

Baca Juga : Jadwal Kapal Surabaya Banjarmasin

Penghargaan diterima oleh Direktur Usaha Angkutan Penumpang OM. Sodikin mewakili Direksi PELNI. Dalam kesempatan tersebut, OM.Sodikin menyampaikan rasa syukur atas terpilihnya PELNI dalam penghargaan ini. “Penghargaan ini merupakan keberhasilan seluruh Insan PELNI di 2017 sehingga mendapatkan Kategori Sangat Bagus,” terang OM. Sodikin.

Lebih lanjut, mantan Kepala Kamar Mesin (KKM) kapal tipe 3000 ini menuturkan, selain sebagai wujud kinerja PELNI untuj tahun 2017, penghargaan ini juga merupakan hasil kerja keras seluruh karyawan. “Penghargaan ini didedikasikan kepada seluruh karyawan PELNI,” tuturnya.

Baca Juga : Jadwal Keberangkatan Kapal Pelni Terbaru

Infobank adalah perusahaan yang mengawali pembuatan rating untuk menilai kinerja perusahaan BUMN. Infobank ingin mendorong agar BUMN berkinerja baik melalui angka-angka yang disajikan.

Kerja keras BUMN memberikan stimulus bagi PELNI. Sinergi keren, berhasil meningkatkan kinerja. Kerja keras setengah mati tidak boleh sia-sia. Infobank mendorong BUMN meningkatkan GCG.*

Sinergi PELNI-Pelindo IV Perduli Lingkungan

Dalam rangka menunjukkan komitmennya untuk memperhatikan dan melestarikan lingkungan, PT PELNI (Persero) bersinergi dengan PT PELINDO IV (Persero) dalam kegiatan Bina Lingkungan (BL) di wilayah Sulawesi Utara. Dengan menggandeng Yayasan Terumbu Rupa, lembaga non profit yang memberikan perhatian khusus terhadap kondisi terumbu karang di Indonesia, PT PELNI (Persero) dan PT PELINDO IV (Persero) membuatkan rumah buatan bagi terumbu karang (artificial reef) yang akan ditempatkan di bawah laut Pulau Bangka, Sulawesi Utara.

Peresmian rumah buatan terumbu karang PELNI dan PELINDO IV dilakukan oleh masing-masing pimpinan. Hadir dari PT PELNI Direktur Usaha Angkutan Penumpang O.M Sodikin, sementara dari PT PELINDO IV dihadiri oleh Direktur Utama Farid Padang. Kegiatan yang sama akan dihadiri oleh Pejabat dari Deputi bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Tidar

Sinergi Bina Lingkungan PELNI dan PELINDO IV dilaksanakan bertepatan dengan Coral Day yang rutin digelar di Pulau Bangka. Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT PELNI (Persero) O.M. Sodikin berharap kehadiran rumah buatan terumbu karang dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Bangka.

“Rumah buatan terumbu karang PELNI dan PELINDO IV ini berbentuk lorong sepanjang 20 meter. Karena di perairan Pulau Bangka mudah ditemui kuda laut, kita menyebut rumah buatan terumbu karang ini dengan nama domus hippocampi atau rumah kuda laut. Semoga sesuai namanya, kelak sudah banyak tumbuh terumbu karang, akan banyak pula kuda laut yang bermain di sekitar domus hippocampi ini,” tutur O.M.Sodikin.

Rumah buatan terumbu karang merupakan rangkaian besi yang dialiri listrik untuk mempercepat pertumbuhan karang muda. Karena bentuknya yang menarik, rumah buatan terumbu karang yang dibangun oleh seniman Teguh Ostenrik ini dipastikan akan menjadi atraksi menarik bagi wisatawan.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Tidar

Sebagai informasi, PT PELNI (Persero) dan Yayasan Terumbu Rupa melakukan kegiatan serupa dengan membangun rumah buatan terumbu karang yang dinamakan domus arcae similis yang berarti rumah bahtera. Dengan panjang 15 meter dan bentuknya yang khas seperti perahu, domus arcae similis dapat ditemui di perairan Pulau Sepa, Kepulauan Seribu.

“Harapan kami, dengan komitmen dan kerjasama antara pemerintah, perusahaan BUMN dan masyarakat dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Indonesia temasuk wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, “ tutup O.M.Sodikin.

Pelni Siapkan Angkutan Bantuan Kemanusiaan

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni menyiapkan angkutan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di Palu, Sulawesi Tengah.

Masyarakat, relawan, instansi, lembaga, BUMN, dan perkumpulan yang akan mengirim bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi di Palu dapat menggunakan enam kapal yang diberangkatkan melalui lima pelabuhan pengiriman.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Binaiya

Kelima pelabuhan tersebut yakni Pelabuhan Tanjung Priok, Tanjung Perak, Soekarno Hatta, Pelabuhan Nusantara Parepare dan Pelabuhan Semayang.

Sedangkan enam kapal yang disiapkan meliputi KM Dobonsolo, KM Lambelu, Labobar, Binaiya, Egon, dan satu kapal Tol Laut KM Lognus 1.

Khusus di Makassar, Pelni telah memberangkatkan satu kapalnya kemarin malam yakni KM Bukit Siguntang.

“Untuk yang dari Makassar semalam sudah berangkat yaitu KM Bukit Siguntang,” kata Manager Usaha PT Pelni Cabang Makassar, Budi Wibowo.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Binaiya

Budi mengatakan, untuk selanjutnya masih akan ada dua kapal yang berangkat dari Pelabuhan Soekarno Hatta.

“Selanjutnya tanggal 4 Oktober dg Binaiya dan tanggal 5 Oktober dengan Lambelu,” kata Budi.

Ia menjelaskan, KM Bukit Siguntang yang berangkat dini hari tadi membawa 45 orang relawan dari Pelindo, beserta barang bantuan dari PT Pelni, PT SBN, PT Pelindo IV, Pegadaian, Askrindo, Wirama Karya.

Barang yang dibawa berupa mie, beras, susu, popok bayi, obat-obatan, gula, genset, tenda, dan berbagai keperluan lainnya.

Bagi yang ingin menyalurkan bantuannya dipersilakan membawa ke pelabuhan sebelum jam keberangkatan kapal.

KM Binaiya akan berangkt pada pukul 06.00 Wita tanggal 4 Oktober, sedangkan KM Lambelu berngkat pukul 17.00 Wita pada tanggal 5 Oktober.

“Sementara baru berupa barang bantuannya yang bebas biaya uang tambangnya,” kata Budi menjelaskan.

Pelni Angkut Bantuan Ke Lombok

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) – PELNI memberangkatkan kapal motor (KM) Egon sebagai sarana transportasi gratis untuk mengirimkan bantuan kemanusian dari masyarakat, BUMN, dan berbagai institusi dari Surabaya ke Lombok-Nusa Tenggara Barat (NTB) Selasa (7/8/2018) malam. Penyediaan transportasi ini sesuai arahan Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero) Ridwan Mandaliko mengatakan keberangkatan KM Egon sebagai sarana transportasi laut secara gratis untuk mengangkut bantuan kemanusiaan ke Lombok-NTB merupakan wujud “BUMN Hadir Untuk Negeri” dan bentuk kepedulian perseroan kepada masyarakat Lombok-NTB yang terkena musibah gempa bumi.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Bukit Raya

Sebagai BUMN transportasi laut, PELNI Hadir Untuk Negeri menyediakan sarana transportasi kapal laut gratis untuk pengiriman bantuan kemanusiaan ke Lombok-NTB. Sebelumnya KM. Binaiya dipergunakan untuk membantu evakuasi warga dan wisatawan dari Gili Trawangan ke Benoa, Bali. “Semalam KM. Binaiya mengevakuasi warga yang mayoritas wisatawan asing dari Gili Trawangan. Kapal sandar pukul 23.05 Wita,” terang Ridwan.

KM. Egon, lanjut Ridwan berangkat Selasa (7/8/2018) malam dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Pelabuhan Lembar, NTB. KM. Egon akan bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya sore ini pada pukul 15.00 WIB dan berangkat menuju Lembar pukul 19.00 WIB.

KM. Egon merupakan kapal tipe Roro dapat mengangkut mobil, alat berat dan penumpang. “KM. Egon dapat digunakan untuk mengangkut mobil, alat berat dan penumpang. Bagi warga yang akan memanfaatkan transportasi laut dengan cuma-cuma untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke Lombok-NTB, dapat menghubungi PELNI Cabang Surabaya,” kata Ridwan.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Bukit Raya

Selain mengangkut bantuan kemanusiaan dari BUMN PT Jasa Raharja (Persero), PTPN (Persero) dan Basarnas. Jasa Raharja akan mengirim tenda, sedangkan Basarnas akan mengirim ambulance beserta peralatan medis lainnya serta bantuan dari PELNI Grup. “Bantuan dari PELNI Grup berupa bahan makanan, sembako, susu, selimut, pakaian yang sangat dibutuhkan di lokasi gempa,” terangnya.

Kepala Cabang PELNI Surabaya Presda Simangasing akan mewakili Direksi PELNI menyerahkan bantuan kepada Nakhoda KM. Egon, untuk diserahkan kepada Kepala Cabang PELNI Bali bersama Kepala Terminal Poin Ampenan yang akan menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui Bank Mandiri selaku Koordinator Posko BUMN yang telah ditunjuk oleh Kementerian BUMN.

Pungli di Loket Tiket Kapal Pelni Balikpapan

Meski pemerintahan Presiden Joko Widodo menggencarkan pemberantasan korupsi dan tindak pidana lainnya seperti suap dan pungutan liar (Pungli), namun aksi itu tak membuat orang merasa takut, malahan korupsi, pungli dan suap makin merajalela.

Di pelabuhan Semayang Kota Balikpapan, dugaan pungli mulai tercium. Tiket penumpang kapal Pelni, kini ditambah pungutan lain yang tak jelas arahnya.

Sejumlah penumpang dengan berbagai tujuan, terutama ke Indonesia bagian timur dan selatan, menjadi sasaran empuk oknum di bagian loket penjualan tiket resmi.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Labobar

Umumnya calon penumpang yang disasar adalah mereka yang takut kehabisan tiket sehingga tidak peduli berapapun harganya, yang penting bisa berangkat.

Sasaran lain adalah calon penumpang yang terburu-buru hendak naik kapal. Dan yang paling empuk adalah ibu-ibu yang membawa barang sambil mengawasi anak kecil. Mereka ini karena harus membagi perhatian akhirnya tidak meneliti tiket yang dibelinya. Namun dugaan praktik pungli ini pelan-pelan muali terkuak.

Seperti yang dituturkan Nia, seorang warga yang membeli tiket kapal laut KM Lambelu tujuan Larantuka di Flores Timur NTT, beberapa waktu lalu. Dia mengatakan, harga yang tertera dalam tiket Rp 405.000.

“Saya membeli dua tiket untuk kedua orangtuaku yang pulang kampung. Saya membayar Rp 810.000.
Namun saya diminta lagi untuk membayar Rp 30.000,” ujar mahasiswa Universitas Balikpapan ini.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Labobar

Saat itu yang melayani di loket adalah seorang ibu yang kemudian meninggalkan loket dengan alasan hendak mengikuti rapat. Datanglah seorang pegawai lain menggantikan petugas loket sebelumnya.

“Saya tanya, ibu uang yang Rp 30.000 ini untuk apa? Dia menjawab tidak tahu. Tadi kan mba berurusan dengan petugas sebelumnya, jadi saya tidak tahu. Saya disuruh print out aja,” ujar Nia menirukan petugas loket itu.

Ketika sedang terjadi ‘debat’ antara pembeli tiket dengan petugas di loket penjualan tiket, datanglah seorang bapak. Entah petugas loket atau calo tiket, tidak diketahui pasti. “Biasanya dibayar segitu mbak, selama ini memang segitu. Sudah biasa,” ujarnya.

Tiba-tiba bapak itu bertanya kepada Nia, “Ibu istrinya Pak Pol Air itu ya.” Spontan dijawab Nia, “Iya betul.”

Bapak itu melanjutkan, “Kalau suami ibu yang beli pasti harganya lain, kenapa nggak suruh suami ibu yang beli pasti dikasih harga lain. “Niapun memastikan besok suaminya akan datang. Merasa tak ada keperluan lagi, Nia berniat pulang. Saat berada di tempat parkir, datanglah bapak yang ada di loket tadi sambil membawa Rp 30.000. “Saya minta maaf, uang ibu kami kembalikan,” ujarnya seraya menyodorkan uang.

Lain lagi cerita Kristo yang membeli lima tiket orang dewasa dan dua tiket anak-anak. Dengan kapal yang sama KM Lambelu tujuan Larantuka. Dengan harga tiket Rp 405.000 orang dewasa sehingga Kristo membayar Rp 2.025.000, ditambah pungutan lain Rp 75.000. Sedangkan tiket anak-anak yang seharga Rp 45.000 dikali dua menjadi Rp 90.000. Namun karena ada pungutan lain sehingga dua tiket anak-anak itu dibayar Rp 200.000.

“Saat itu saya mau langsung protes tapi keluarga yang saya antar melarang, sehingga tak jadi protes. Padahal itu jelas-jelas pungli itu,” ujar karyawan sebuah perusahaan di Balikpapan ini.

Nia maupun Kristo berharap agar praktik pungli seperti ini secera diberantas. Bayangkan jika penumpang kapal itu mencapai ribuan orang, berapa besar uang yang mereka keruk. “Terutama pada saat hari raya keagamaan, penumpang kapal melonjak hingga 3.000-4.000 orang setiap pekan. Berapa ratus juta yang masuk kantung oknum-oknum itu,” tandasnya.

Iperindo Kritik Pelni Beli Kapal Bekas Asing

Kebijakan PT Pelni membeli kapal bekas dari luar negeri mendapat kritikan. Mestinya BUMN tersebut memberdayakan produsen dan galangan kapal lokal.

Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal Indonesia (Iperindo) Eddy K. Logam mengatakan, mestinya Pelni tak memaksakan diri membeli kapal bekas dari luar negeri untuk kepentingan tol laut.

“Seharusnya Pelni selaku BUMN mengikuti perintah Presiden Jokowi. Setiap pembelian kapal yang dilakukan BUMN maupun menggunakan dana APBN harus dilakukan pada galangan dalam negeri,” kata Eddy dalam keterangannya di Jakarta.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Egon

Menurutnya, pemanfaatan potensi galangan kapal nasional itu sudah sesuai dengan program pemerinahan Jokowi-JK, yang ingin memajukan industri maritim nasional. Salah satunya, pembangnan kapal dan pengadaannya memanfaatkan galangan nasional.

“Galangan kita cukup mampu membangun dan menyediakan kapal yang dibutuhkan Pelni. Tapi kok malah ngambil kapal bekas dari luar, ini kan aneh. Padadahal Pelni itu BUMN, harusnya memajukan industri ada bukan malah sebaliknya,” ujarnya.

Iperindo mempertanyakan kenapa masih ada BUMN yang bandel membeli kapal bekas sedangkan Galangan nasional telah mampu membangun kapal baru sejenis yang dibeli Pelni.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Egon

Membeli kapal bekas dari luar negeri mengakibatkan pelarian devisa ke luar negeri sedangkan membangun kapal di galangan nasional akan menciptakan lapangan kerja serta membangkitkan Industri maritim nasional.

“Membeli kapal bekas hanya solusi jangka pendek dan ini terjadi karena tidak adanya perencanaan yang baik,” jelasnya.

Selain itu, kata Eddy, kapal bekas yang dibeli Pelni banyak resikonya karena kapal tua cenderung cepat rusak dan memerlukan biaya operasional yang tinggi.

Karena itu, lanjut Eddy, Iperindo meminta Meneg BUMN besikap tegas kepada setiap unit usaha pemerintah agar berhenti membeli kapal bekas dari Luar negeri dan mulai bersama sama membangun industri maritim nasional.

sumber : http://hargatiketterbaru.com/

PELNI Pastikan Tidak Ada Pemogokan, Kapal Tetap Operasional

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) – PELNI memastikan layanan operasional kapal PELNI di seluruh Nusantara tetap berjalan normal, menyusul pernyataan Serikat Pekerja (SP) PELNI yang disampaikan kepada media tentang rencana aksi mogok Nasional mulai 14 September 2018.

Nakhoda KM. Kelud Belawan-Tanjung Priok PP Capt. Nursyamsi yang dihubungi Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero) Ridwan Mandaliko dari Jakarta, Kamis (13/9/2018) mengungkapkan kapal PELNI tetap berkomitmen memberi pelayanan kepada masyakat. Kapal Kelud akan sandar Kamis (13/9/2018) dan akan berangkat kembali Jumat (14/9/2018) malam.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Sirimau

Seluruh Kepala Cabang PELNI menyatakan bahwa Cabang selalu siap dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat aman serta tidak ada rencana mogok.

Semua kapal tetap beroperasi dan tidak ada pemogokan, “Seluruh Nahkoda telah berkomitmen kapal tetap operasional. Kapal dan Cabang telah sepakat tidak melakukan pemogokan,” tutur Ridwan.

Nakhoda dan ABK, Kepala Cabang di seluruh Indonesia dan tetap mengedepankan kepentingan Nasional dan komitmen pelayanan operasional terhadap konsumen,” kata mantan Kepala Cabang Bitung ini.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Sirimau

Sementara Ketua Serikat Karyawan (Sekar) PT. PELNI (Persero) Asmin Nasution mengharapkan agar para pengguna jasa tetap tenang dan tidak perlu kuatir tentang rencana mogok Nasional kapal-kapal PELNI di seluruh Indonesia.

“Kami pastikan layanan operasional pelayaran di seluruh Nusantara tetap berlangsung normal. Seluruh Nakhoda dan ABK serta karyawan PELNI juga telah bersiap dalam mengamankan operasional kapal,” tuturnya.

“Kami percaya bahwa semangat kebersamaan merupakan hal yang penting dalam mengawal upaya keberlangsungan peningkatan kinerja perusahaan yang ujungnya untuk kesejahteraan karyawan. Untuk itu, kami berharap komitmen untuk memperbaiki kinerja ini bisa terus kita dukung dan upayakan bersama dengan seluruh karyawan PELNI,” tutup Ridwan.

sumber : http://hargatiketterbaru.com/

PELNI Tandatangani MOU Sinergi BUMN di IBD Expo 2018 Surabaya

Dengan semangat sinergi BUMN, PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama (memorandum of understanding/MOU) dengan empat BUMN yang sama-sama bergerak di bidang perkapalan. Kerja sama perihal “Home Doctor Service dalam Perbaikan dan Pemeliharaan Kapal PT PELNI” ini dilakukan di ajang International Business Development atau IBD Expo 2018 yang dihelat di Surabaya, Rabu (3/10/2018).

Penandatanganan dilakukan antara PT PELNI dengan PT Dok Perkapalan Surabaya, PT PAL, PT Dok Koja Bahari, dan PT Industri Kapal Indonesia. Penandatangan dilakukan oleh masing-masing direktur utama, antara lain Insan Purwarisya L Tobing (PT PELNI), Bambang Soendjaswono (PT DPS), Budiman Saleh (PT PAL), R Wahyu Suparyono (PT DKB), dan Edy Widarto (PT IKI).

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Dobonsolo

Insan Purwarisya L Tobing, Direktur Utama PT PELNI mengatakan, kerja sama ini merupakan upaya untuk meningkatkan nilai tambah sesama BUMN untuk menghasilkan barang/jasa yang bermutu tinggi.

“PELNI sebenarnya memiliki galangan kapal sendiri di Surabaya, Galangan Surya, tetapi jumlah kapal PELNI terlalu banyak untuk ditangani satu galangan kapal. Untuk itu kami menggandeng empat BUMN yang seluruhnya bergerak di bidang engineering perkapalan. Dari kerja sama ini, kami berharap kapal-kapal PELNI dapat beroperasi dan melayani masyarakat dengan baik dan prima,” ujar Insan.

International Business Development atau IBD Expo 2018 merupakan ajang tahunan dibawah arahan Kementerian BUMN dan diikuti oleh kurang lebih 119 perusahaan BUMN. Untuk tahun ini, IBD Expo 2018 mengangkat tema “Tak Henti Membangun Negeri” dan digelar di Convention Center Grand City, Surabaya, selama empat hari, dari tanggal 3-6 Oktober 2018. Seperti tahun sebelumnya, IBD Expo 2018 dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo didampingi oleh sejumlah menteri Kabinet Kerja.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Dobonsolo

PT PELNI sendiri berpartisipasi di IBD Expo 2018 dengan menghadirkan tema “Tol Laut Membangun Negeri dan Bisnis MICE On Board” yang berada di area Convention Hall Lantai 3 Booth C13.

PELNI sendiri saat ini mengoperasikan 26 kapal reguler yang menyinggahi lebih dari 90 pelabuhan dan 51 kapal perintis yang melayani wilayah terpencil dan memiliki keterbatasan akses transportasi. Di bidang logistik, PELNI ditugasi oleh Pemerintah untuk menjalankan 6 (lima) unit Kapal Tol Laut dengan spesifikasi angkutan kontainer dan 2 (dua) kapal ternak.

sumber : http://hargatiketterbaru.com/

PELNI Raih Penghargaan Akademik dari Polimarin

Sebagai perusahaan pelayaran yang melayani transportasi penumpang, menjadi tugas dan tanggung jawab PT PELNI (Persero) untuk melayani sebaik mungkin masyarakat yang tinggal di kota pelabuhan besar maupun masyarakat kepulauan terpencil. Peran besar inilah yang dilihat oleh Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin) sehingga memberikan penghargaan akademik kepada PT PELNI (Persero).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Polimarin Dr. Sri Tutie Rahayu kepada Direktur Utama PT PELNI (Persero) Insan Purwarisya L. Tobing di Kampus Polimarin, Semarang, Kamis (27/9/2018). PT PELNI (Persero) mendapatkan perhargaan atas jasanya di bidang Perintis dan Pengembang Transportasi Laut.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Terbaru

Direktur Utama PT PELNI (Persero), Insan Purwarisya L. Tobing menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian Kampus Polimarin atas kerja dan tugas yang diemban oleh PELNI.

“Penghargaan ini akan menjadi penyuntik semangat bagi para pelaut kapal PELNI yang dalam menjalanan tugasnya harus meninggalkan anak dan keluarga. Dibalik perjuangan mereka, ada masyarakat yang menggantungkan aktivitas sosial dan ekonominya dari kedatangan kapal PELNI. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Kampus Polimarin atas perhargaan ini, dan semoga kerja sama antara kampus dengan perusahaan dapat saling melengkapi dan membawa manfaat bagi bangsa ini,” tutur Insan.

Selain PELNI, instansi lain yang mendapatkan penghargaan serupa adalah TNI Angkatan Laut. Dari sisi perseorangan, penghargaan juga diberikan kepada Prof. Dr. M. Nuh (Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI 2009-2014), Prof. Dr. Djoko Santoso (Mantan Dirjen Dikti 2010-2014), Hendrar Prihadi (Wali Kota Semarang), Cun Ming (Penangkar Hiu Karimunjawa), dan Kapten Kartini (Nahkoda Kapal Niaga Wanita Pertama Indonesia).

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Terbaru

Untuk nama yang terakhir disebut, Insan menambahkan, bahwa menjadi tambahan kebanggaan sendiri bagi PELNI karena Kapten Kartini sendiri pernah tercatat sebagai pelaut kapal PELNI. “Selamat untuk Kapten Kartini, karena bagaimanapun beliau merupakan bagian dari keluarga besar kami yang pernah menakhodai kapal-kapal PELNI.”

Pihak Kampus Polimarin sendiri menjelaskan bahwa penganugrahan yang diberikan kepada tujuh tokoh dan institusi ini dikatakan sebagai kepekaan perguruan tinggi dalam memilih tokoh dan institusi untuk menjadi inspirasi nasional di bidang maritim. Proses pemilihannya dikatakan melalui kajian dan penelitian. Sehingga bisa dipertanggungjawabkan hasil pilihan tersebut kepada masyarakat.

sumber : http://hargatiketterbaru.com/

PELNI – GARUDA Perluas Layanan Kargo

Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)-PELNI memiliki 46 kantor cabang dengan jangkauan layanan 96 pelabuhan di seluruh Indonesia, melakukan sinergi BUMN dengan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan membuka layanan kargo udara. Pelayanan chanelling untuk tahap pertama dioperasikan di 3 (tiga) tempat meliputi Jakarta, Surabaya dan Makasar. Peresmian layanan ini ditandai dengan pembukaan Outlet GA-PELNI di Jalan Bugis No. 35 Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/10/2018).

Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Harry Boediarto mengatakan, kerjasama dan bersinergi BUMN ini untuk meningkatkan kinerja bisnis perseroan dengan mengoptimalisasi jaringan layanan distribusi kargo secara nasional dan internasional yang dilayani Garuda Indonesia.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Januari

Sementara PELNI dengan luasnya layanan di kantor cabang membuka loket layanan kargo udara melalui anak perusahaan PT. Sarana Bandar Logistik (SBL). Bagi PELNI layanan ini memperluas jaringan bisnis dan channel distribusi serta meningkatkan utilisasi distribusi kargo dengan menekan waktu tempuh melalui pesawat udara.

PELNI, lanjut Harry Boediarto, memiliki jaringan layanan sangat luas hampir di seluruh pulau di Nusantara. Kantor-kantor cabang PELNI juga letaknya startegis dan mudah dijangkau pelanggan. Potensi ini kami maksimalkan dengan melakukan kerjasama bisnis dengan Garuda Indonesia. “Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan bisnis kedua BUMN, sehingga kinerja masing-masing BUMN dapat terdongkrak,” terang Harry Boediarto.

Selain membuka Outlet GA-PELNI selaku induk usaha, pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara anak usaha keduanya, yaitu PT SBL dan PT AJC.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Terbaru

Pesatnya perkembangan e-commerce berdampak pada semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pengiriman barang yang serba cepat dan mudah. Oleh karena itu, PELNI mensinergikan layanan kargo udara dari Garuda Indonesia agar kebutuhan tersebut terpenuhi untuk seluruh pengguna jasa.

Penandatanganan PKS dilakukan antara Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI, Harry Boediarto, dengan Direktur Cargo dan Pengembangan Usaha Garuda Indonesia, Mohammad Iqbal. Sementara di level anak usaha, PKS ditandatangani oleh Direktur PT Sarana Bandar Logistik, Sutrisno, dan Direktur PT Aero Jasa Cargo, Febiantori.

“Dengan menggandeng Garuda Indonesia sebagai “National Flag Carrier” yang melayani transportasi udara ke berbagai wilayah di Indonesia, bisnis Pelni di bidang layanan logistik akan semakin kompetitif dan tangguh. Dengan begini, layanan logistik Pelni dapat melayani pengiriman barang dan kargo menjangkau lebih banyak kota di Indonesia,” tutur Harry Boediarto.

Sementara itu, Direktur Cargo dan Pengembangan Usaha Garuda Indonesia, Mohammad Iqbal, menyambut baik adanya kerja sama yang dijajaki bersama PT Pelni. Iqbal mengungkapkan, “Sejalan dengan program pemerintah untuk mewujudkan sinergi BUMN, melalui kerja sama ini Garuda Indonesia dan PT Pelni bersepakat untuk bersama-sama menjalankan layanan outlet GA-Pelni yang tentunya kami harapkan dapat semakin menambah value layanan kedua perseroan”.

Kerja sama tersebut merupakan bagian dari ekspansi perseroan dalam memperluas jaringan kargo, sejalan dengan upaya perseroan dalam menargetkan capaian pendapatan bisnis kargo untuk satu outlet per bulan sebesar USD 6200 untuk outlet Jakarta, USD 6000 untuk outlet Makassar, dan USD 5800 untuk outlet Surabaya. Peningkatkan pertumbuhan bisnis kargo tersebut salah satunya akan diutilisasikan melalui strategi maksimalisasi jaringan distribusi kargo perusahaan.

Lebih lanjut, kerja sama ini akan meliputi kerja sama layanan outlet kargo yang bertempat di lokasi Pelni dan Surya Bandar Logistik, dan akan mempergunakan jaringan layanan trucking Aero Jasa Cargo dan Surya Bandar Logistik.

sumber : http://hargatiketterbaru.com/