Rekomendasi 4 Wisata Gratis di Malaysia

Liburan akhir pekan keliling kota atau keliling Jakarta mungkin sudah biasa. Tapi, bagaimana jika liburan akhir pekan, Anda melakukan liburan ke negeri tetangga, seperti Malaysia.

Tidak sedikit dari orang Indonesia mulai memanfaatkan waktu libur akhir pekan ke luar negeri. Tentu tempat yang dikunjungi, tak jauh dari Indonesia, seperti Malaysia.

Selain karena jarak tempuh yang singkat, Malaysia dipilih sebagai destinasi akhir pekan lantaran biaya hidup yang tidak terlalu mahal. Nah jika merasakan sensasi liburan akhir pekan di Malaysia, ada beberapa tempat wisata gratis di Malaysia yang bisa jadi rekomendasi buat Anda. Tidak hanya gratis, tempat wisata di Malaysia berikut ini juga instagramable. Di mana sajakah itu?

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Ferry Merak Bakauheni

1. Thean Hou Temple

Jika sudah sering jalan-jalan dan foto dengan latar belakang menara Petronas, salah satu destinasi ini mungkin bisa jadi pilihan yang berbeda. Thean Hou Temple salah satunya. Bisa jadi pilihan tempat yang bisa dikunjungi saat liburan singkat ke Malaysia.

Kuil ini dibangun pada tahun 1989 untuk menyembah Dewa Tian Hou atau The Heavenly Mother. Berada di bagian perbukitan, ketika menaiki kuil ini Anda juga dapat melihat seluruh bangunan gedung pencakar langit yang ada di sekitar.

Yang menarik dari kuil ini adanya lampion-lampion berawarna merah yang akan terlihat cantik jika dijadikan latar belakang foto selfie di malam hari.

Baca : Harga Tiket Kapal Cepat Jepara Karimunjawa

Jam operasional kuil ini mulai pukul 09.00-18.00 waktu setempat. Alamat: 65, Persiaran Endah, Taman Persiaran Desa, 50460 Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Malaysia.

2. Taman Eko Rimba KL

Bagi kalian yang suka segala sesuatu yang berbau alam bisa mengunjungi tempat ini. Terletak di dalam Hutan Lindung Bukit Nanas, di sini para wisatawan bisa melakukan hiking dan menikmati suasana alam Malaysia. Anda bisa melakukan trekking ke Canopy dan melewati jembatan gantung cantik yang di bagian kanan-kirinya merupakan pohon-pohon besar.

Anda juga bisa melihat gedung-gedung pencakar langit di kawasan Bandaraya Malaysia. Tidak jauh dari Taman Eko Rimba ini juga bisa melihat Menara Kuala Lumpur. Jika di akhir pekan terdapat terjunan base atau terjun payung menara KL. Jam buka kawasan ini hingga pukul 18.00

Baca : Jadwal Dan Harga Tiket Kapal Palembang Bangka

3. Central Market

Terletak tidak jauh dari kawasan pecinan Petaling Street, di sini para wisatawan dapat membeli beraneka ragam oleh-oleh khas Malaysia, seperti gantungan kunci, miniatur Twin Tower, pin, kartu pos, goodie bag, kaos, cokelat, hingga kain sari ala India. Harga barang di Pasar Seni juga cukup terjangkau dan masih bisa ditawar.

Pasar ini akan semakin ramai ketika malam tiba, ketika VIVA mengunjungi kawasan ini pada malam minggu, terdapat pertunjukan seni seperti tarian Melayu yang berada sisi sebelah kiri pintu masuk central market. Jangan lupa, untuk mencicipi salah satu restoran arab populer di kawasan ini yakni Yusoof dan Zhakir yang ada di bagian kanan dari pintu masuk Central Market. Restoran Arab ini pun bisa dibilang paling enak dan masuk di lidah masyarakat Indonesia.

4. Bukit Bintang

Salah satu yang bisa Anda kunjungi ketika berada di Bukit Bintang adalah lorong belakang Bukit Bintang. Tempat ini merupakan lorong-lorong bangunan yang bagian temboknya dicat warna-warni dan digambar mural. Jalan-jalannya pun dicat warna-warni untuk menambah daya pikat tempat ini. Tempat ini belakangan mulai populer bagi para pelancong lantaran tempatnya yang begitu instagramable.

Sumber : http://www.hargatiket.info/

Adu Nyali, Ini 3 Wisata Horor di Indonesia

Jakarta – Bagi sebagian orang berwisata tak melulu harus ke tempat yang menawarkan konsep keindahan alam, maupun berbagai permainan yang menyenangkan. Mereka yang punya nyali besar, justru mencari destinasi yang menawarkan sensasi ketegangan.

Memang anti mainstream. Tapi faktanya tidak sedikit orang yang yang berminat mencari destinasi yang lokasinya menyeramkan dan memiliki cerita angker. Alih-alih takut, malah justru menjadi kesenangan bagi mereka.

Apakah Anda juga tertarik mencoba? Jika iya, berikut 3 tempat wisata yang dianggap paling horor di Indonesia dilansir dari berbagai sumber.

Baca Juga : Jadwal Dan Harga Tiket Kapal Pelni

Lawang Sewu

Bangunan peninggalan sejarah zaman peperangan ini memang dikenal sebagai tempat yang angker. Apalagi pernah digunakan sebagai lokasi uji nyali oleh salah satu program tv. Bangunan Belanda ini diyakini terdapat penampakan noni Belanda hingga kuntilanak.

Hotel P.I Bedugul Bali

Bali memang terkenal keindahan alam, budaya, dan tradisinya. Salah satu daerah yang menyimpan banyak potensi wisata adalah Bedugul. Sebut saja danau Buyan, Pura Ulun Danu, Danau Tamblingan, dan banyak lainnya. Selain wisata indah tersebut, Bedugul menyimpan wisata misteri, yakni Hotel P.I Bedugul.

Meski disebut dengan nama hotel, tempat ini bukanlah tempat yang menyediakan layanan akomodasi. Sebab hotel ini sudah tak digunakan lagi alias terlantar. Hotel ini dibangun sejak tahun 1990an. Dikenal juga sebagai The Ghost Palace. Sebab, konon banyak suara-suara mistis terdengar dari hotel ini.

Baca : Jadwal Kapal Surabaya Banjarmasin

Pelabuhan Ratu

Pelabuhan Ratu di Sukabumi, Jawa Barat dikenal menjadi salah satu wilayah yang dikaitkan dengan penguasa pantai selatan, yaitu Ratu Pantai Selatan alias Nyi Roro Kidul. Daerah ini disebut-sebut sebagai salah satu dari pintu gerbang menuju pantai selatan Pulau Jawa.

Di Pelabuhan Ratu, tepatnya di Inna Hotel Samudera, bahkan terdapat kamar istimewa yang khusus diperuntukkan bagi Nyi Roro Kidul, yaitu kamar no.308. Kamar tersebut tidak boleh sembarangan dipergunakan. Kamar 308 ditata dengan dekorasi yang berbeda dengan kamar biasa. Berbagai benda yang berkaitan dengan Nyi Roro Kidul diletakkan di kamar ini. Mulai dari lukisan Nyi Roro Kidul, pakaian wanita berwarna hijau, hingga perhiasan dan furnitur dengan dominasi warna hijau.

Baca : Tiket Kapal Surabaya Banjarmasin

10 Wisata Kuliner Surabaya Bercita Rasa Tradisional, Lezat dan Wajib Dicoba

Jakarta Surabaya adalah kota terbesar kedua di Indonesia. Terkenal dengan julukan Kota Pahlawan ternyata Surabaya juga dikenal sebagai kota dengan sejuta kuliner. Selain jenis kuliner yang beragam, cita rasanya yang dimiliki pun sangat khas. Mau yang pedas, manis, ataupun gurih bisa ditemukan di kota ini. Wisata Surabaya pun bisa kita nikmati lewat kuliner tradisionalnya.

Berkunjung ke Kota Pahlawan sepertinya akan kurang lengkap jika tidak mencicipi kuliner khas. Tidak usah bingung. Dirangkum www.hargatiket.info dari berbagai sumber, Rabu (17/10/2018), berikut 10 wisata kuliner Surabaya paling recommended dan tentunya bercita rasa lezat.

Kuliner khas Surabaya yang jangan sampai terlewat

1. Rujak Cingur Ahmad Jais

Rujak umumnya dikenal sebagai kuliner buah-buahan yang disiram bumbu kacang. Namun beda halnya dengan rujak cingur khas Surabaya. Seperti namanya, rujak cingur menggunakan irisan cingur (potongan hidung sapi) yang sudah direbus. Lalu ditambah potongan tahu, tempe goreng, kangkung, taoge, bengkuang, dan mentimun yang disiram bumbu rujak.

Rujak cingur yang direkomendasikan adalah Rujak Cingur Ahmad Jais. Ada perpaduan rasa gurih, asin, manis, dan pedas bisa kamu nikmati setiap porsinya. Daging cingur yang tersaji pun kenyal dan tidak berbau. Karena itu, tak heran jika wisata kuliner Surabaya yang satu ini selalu laris manis.

Baca Juga : Jadwal Kapal Binaiya

2. Sate Klopo Ondomohen Bu Asih

Sate Klopo Ondomohen merupakan sate daging sapi, ayam, usus, udang, atau sumsum yang dibakar dan disajikan dengan bumbu sate seperti umumnya. Akan tetapi perbedaannya adalah pada rasa gurih yang lebih menonjol.

Klopo alias kelapa adalah hal yang membedakan kuliner ini dengan sate pada umumnya. Daging yang telah ditusuk akan dioleskan bumbu kelapa parut saat dibakar. Sate kemudian disajikan dengan potongan lontong atau nasi, bumbu kacang, dan serundeng.

Pecinta bebek dan seafood direkomendasikan mencicipi kuliner ini

3. Bebek Goreng Sinjay

Banyak orang rela menyeberangi Jembatan Suramadu hanya untuk menikmati Bebek Goreng Sinar Jaya (Sinjay) yang legendaris. Kini, tak perlu repot-repot pergi ke Madura karena nasi bebek khas Bangkalan ini sudah bisa ditemui di Surabaya. Kalau ingin mencobanya, bisa datang ke kawasan Ruko Njemur Sari, Ruko Pertokoan Baru, Jalan A. Yani No 166.

Satu paket Bebek Goreng Sinjay terdiri dari nasi, bebek goreng, lalapan, dan sambal pencit (sambal mangga muda).

4. Nasi Cumi Waspada

Di warung ini, pengunjung bisa merasakan sensasi lezat dan nikmat seporsi nasi cumi yang lengkap dengan tintanya. Untuk menu nasi cumi ini tersedia dalam berbagai variasi tergantung dengan selera dan keinginan pengunjung, pengunjung bisa segera mencicipi kuliner ini dengan harga terjangkau.

Dua olahan lontong khas Surabaya

5. Lontong Kupang Artomoro

Berbicara tentang wisata kuliner Surabaya rasa kurang lengkap tanpa memasukkan lontong kupang. Lontong kupang merupakan potongan lontong dan kupang (sejenis kerang laut berukuran kecil) rebus yang diberi kuah kupang. Sebagai pelengkap, lontong kupang ditambahkan sambal petis dan lentho.

6. Lontong Balap Garuda Pak Gendut

Satu lagi kuliner khas di Surabaya, yaitu lontong balap. Lontong balap ini merupakan salah satu kuliner yang diburu oleh banyak wisatawan saat berkunjung ke Surabaya. Makanan ini terdiri dari irisan lontong, tauge, tahu goreng, bawang goreng, lentho, sambal, dan kecap yang dipadukan dengan siraman kuah segar dan enak.

Lontong balap Garuda Pak Gendut ini sudah berdiri lebih dari empat dekade dengan kualitas rasa yang masih tetap sama. Cara memasak dan bumbu-bumbunya masih diolah dengan sama karena merupakan warisan keluarga. Tak heran tempat ini jadi favorit saat wisata kuliner di Surabaya.

Baca : Jadwal Kapal Pelni

Makanan berkuah khas Surabaya yang lezat dinikmati saat hangat

7. Soto Ayam Cak Har

Kuliner ini menjadi salah satu yang cukup terkenal sebagai wisata kuliner Surabaya yang jangan sampai dilewatkan. Setiap porsinya berisi nasi putih, sohun, dan ayam suwir yang disiram kuah kaldu santan berwarna kuning. Tak lupa, taburan koya dan kerupuk udang tumbuk untuk melengkapi racikannya. Cita rasa gurih dan segar yang dihasilkan dijamin akan membuatmu ketagihan.

Uniknya, Soto Ayam Lamongan Cak Har menggunakan daging ayam kampung, sehingga rasanya lebih gurih.

8. Rawon Pak Pangat

Rawon adalah kuliner identik dan khas Surabaya. Ada banyak warung makan yang menyediakan makanan ini. Salah satu warung makan yang direkomendasikan adalah Rawon Pak Pangat. Rawon di warung ini sangat berbeda dengan yang lainnya. Suwiran daging empal begitu empuk, lembut dan tambahan kuahnya juga sangat terasa lezat di lidah. Apalagi tak ada kandungan lemak yang tampak di menu rawon ini. Ada dua menu rawon yang disajikan di warung ini yaitu rawon campur dan rawon krengsengan.

Pecinta pedas wajib banget coba

9. Nasi Goreng Jancuk

Dinamakan nasi goreng Jancuk karena disajikan dengan irisan cabe dan rasanya yang sangat pedas. Nasi goreng ini dibuat oleh Chef Eko di restoran Surabaya Plaza Hotel. Nasi ini sangat pedas dengan memakai minimal 20 cabe rawit dan tambahan bumbu sambal dan rempah yang lengkap.

10. Sego Sambel Wonokromo Mak Yeye

Kalau ingin mencicipi wisata kuliner Surabaya saat tengah malam maka datanglah ke Sego Sambel Wonokromo Mak Yeye. Tempat ini buka mulai pukul 22.00 WIB. Untuk mencicipi kelezatan menu makanannya, maka pengunjung harus bersabar dan rela mengantre karena tempat ini selalu ramai pembeli. Menu yang disajikan adalah nasi hangat dengan lauk ikan pari dengan sambal merah yang membuat pengunjung ketagihan untuk mencicipinya lagi.

Sumber : http://www.hargatiket.info/

Penampakan Ikan Kerapu Raksasa di Jakarta Aquarium

Jakarta – Jakarta Aquarium yang bekerja sama dengan Aquaria dan dikelola oleh Taman Safari Indonesia telah diresmikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti pada  Selasa, 16 Oktober 2018, di Neo Soho Jakarta Barat. Beragam keunikan satwa hadir di Jakarta Aquarium, termasuk ikan kerapu seberat 300 kg.

Ikan kerapu berjenis giant grouper tersebut awalnya berasal dari sebuah akuarium yang telah tutup di Singapura. Ketika dibawa ke Indonesia, bobot ikan kerapu yang kini hadir di Jakarta Aquarium telah seberat 300 kg.

Baca Juga : Jadwal Kapal Awu

Giant kerapu sampai 300 kilo itu dari Indonesia, waktu dibawa ke sini sudah 300 kilo,” kata Hans Manansang selaku Deputi Direktur PT. Taman Safari Indonesia.

Hans menerangkan, proses pemindahan ikan kerapu raksasa itu terjadi pada Juli 2017 lalu, setahun setelah akuarium di Singapura itu tutup. Saat tiba di Indonesia, ikan tersebut tak langsung ditampung di Jakarta Aquarium.

“Kita tampung di tempat partner kami, Aquaria baru bawa ke Jakarta,” tambahnya.

Baca : Jadwal Kapal Tidar

Fakta menarik lainnya mengenai ikan kerapu raksasa di Jakarta Aquarium adalah usianya yang telah mencapai 25 tahun. “Kalau ikan, usia 25 tahun itu sudah tua,” ucap Hans.

* Update Terkini Asian Para Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru di Sini.

Sumber : http://www.hargatiket.info/

Panglima TNI: Hercules untuk Korban Sakit, Warga Palu Diangkut Kapal Pelni

Jakarta – Penerbangan pesawat Hercules milik TNI AU dari Palu, Sulawesi Tengah, ke Makassar sempat dihentikan sementara. Pesawat tersebut terhalang ribuan warga korban gempa yang meminta diangkut meninggalkan Palu.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto membenarkan peristiwa tersebut. Namun, dia memastikan pesawat Hercules tersebut sudah dapat terbang kembali.

“Iya, itu mau naik Hercules ada 3.000 sampai 5.000 orang. Tapi sudah beres, Hercules sudah bisa terbang,” ucap Hadi di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (1/10/2018).

Baca Juga : Jadwal Kapal Bukit Siguntang

Dia menuturkan, ribuan warga korban gempa Palu tersebut tidak akan diangkut menggunakan Hercules, melainkan menaiki kapal milik PT Pelni.

“Sebanyak 3.000 sampai 5.000 orang itu akan diangkut Pelni. Saya sudah koordinasi dengan Ibu Menteri BUMN, Pelni sudah di sana, dia (korban gempa) diangkut keluar dari Palu,” ungkap Hadi.

Hadi menepis Hercules tidak boleh digunakan masyarakat untuk keluar dari Palu. Menurut dia, pesawat Hercules itu diprioritaskan untuk korban yang sakit.

Baca : Jadwal Kapal Wilis

“Hercules tetap jalan dua, tetapi nanti kami prioritaskan untuk yang sakit ya. Yang sehat nanti kami naikkan Pelni 3.000 sampai 5.000 orang. Sudah saya laporkan ke Pak Menko (Wiranto) tadi sudah beres. Enggak ada masalah, aman. Besok saya ke sana sama Pak Menko juga,” pungkas Hadi.

Sumber : www.hargatiket.info

Pelni Siapkan 6 Kapal Bantuan ke Palu, Ini Jadwalnya

Jakarta PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) – PELNI menyiapkan 6 kapal sebagai angkutan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di Palu, Sulawesi Tengah. Layanan ini dilajukan untuk mewadahi masyarakat, instansi, lembaga, BUMN, dan perkumpulan yang akan mengirim bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi di Palu.

Enam kapal ini akan diberangkatkan dari lima pelabuhan yaitu Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Soekarno Hatta, Makasar. Selain itu, Pelabuhan Nusantara Pare-pare dan Pelabuhan Semayang, Balikpapan.

Baca Juga : Jadwal Pelni Kelud

Sebanyak 6 kapal yang disiapkan meliputi KM Dobonsolo, KM Lambelu, Labobar, Binaiya, Egon dan 1 kapal Tol Laut KM Lognus 1.

“Penyediaan angkutan bantuan kemanusiaan ini sebagai wujud “BUMN Hadir Untuk Negeri” dan kepedulian PELNI sebagai BUMN transportasi laut yang dapat mengantarkan bantuan kemanusiaan dalam kondisi darurat. Hal ini sesuai penugasan dari Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan,” kata Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero) Ridwan Mandaliko dalam keterangannya, Senin (1/10/2018).

KM Dobonsolo, KM Lambelu, KM Labobar merupakan kapal PELNI tipe 2000 dan 3000 pax dapat mengangkut orang, barang dan kontainer dalam jumlah terbatas.

KM Binaiya merupakan kapal tipe 1000 pax dapat mengangkut penumpang dan barang. KM Egon merupakan kapal Roro, dapat mengangkut alat berat, kendaraan, sepeda motor, dan orang. Dan KM Lognus 1 merupakan kapal barang kontainer berkapasitas 350 teus.

Pemberangkatan dari Tanjung Priok, Jakarta ada 1 kapal, berangkat pada Selasa (2/10) pukul 08.00, dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya ada 3 kapal, KM Lognus 1 akan berangkat tanggal (5/10) jam 08.00 WIB, tiba di Pantoloan tanggal (8/10) pukul 12.00.

Untuk KM Lognus 1 barang bantuan harus dimasukkan kedalam kontainer. KM Egon berangkat Minggu (7/10) pukul 17.00 dan KM Labobar berangkat Rabu (10/10) pukul 15.00. Kontak person PELNI Cabang Surabaya dengan Martin 0813 3200 3971.

Baca : Jadwal Kapal Gunung Dempo

Dari Pelabuhan Sokerno Hatta, Makasar KM Bukit Siguntang telah berangkat Minggu (30/9) pukul 23.00 dengan membawa bantuan dari beberapa BUMN, termasuk bantuan PELNI Peduli Gempa Palu.

Selanjutnya KM Binaiya Kamis (4/10) pukul 04.00, KM Lambelu berangkat Jumat (5/10) pukul 17.00. Selanjutnya Jumat (12/10) pukul 21.00 WITA. Untuk pengiriman dari Makasar bisa menghubungi Kacab Makasar kontak Oscar HP 0813 4424 2587.

Dari Pelabuhan Pare-pare KM Bukit Siguntang Senin (1/10) pukul 06.00 WITA. KM Lambelu Jumat (5/10) pukul 04.00 WITA, KM Lambelu (10/10) pukul 23.59 WITA. Pengiriman bantuan dari Pare-pare dapat menghubungi PELNI Cabang Pare-pare dengan Joni 0852 1919 4431.

Dari Pelabuhan Semayang Balikpapan KM. Bukit Siguntang Selasa (2/10) pukul 01.00, KM. Lambelu Sabtu (6/10) pukul 17.00 WITA, KM. Labobar Kamis (11/10) pukul 21.00 WITA. Selanjutnya KM. Lambelu Sabtu (13/10) pukul 21.00 WITA, Sabtu (20/10) pukul 21.00 WITA, KM. Labobar Kamis (25/100) pukul 21.00 dan KM. Lambelu Sabtu (27/10) pukul 21.00 WITA. KM. Egon Selasa (9/10) pukul 10.00-15.00 WITA. Untuk pengiriman bantuan dapat menghubungi Cabang Balikpapan, Ibrahim 0852 4045 4186.

Angkutan bantuan perdana diberangkatkan dari Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (30/9) berangkat pukul 17.48 WITA dan telah tiba di Pantoloan Senin (1/10) pagi dengan membawa, 2 container, setara 150 ton m3 dari berbagai jenis muatan barang campuran yang terdiri atas genset, terpal, lampit, beras, mie instan, terpal, air mineral, pakaian, susu, pampers, dan makanan ringan.

Dari Makasar Pelini juga telah mengirimkan bantuan kemanusiaan diangkut dengan KM. Bukit siguntang. Bantuan akan diserahkan kepada Posko BUMN di lokasi bencana. Dari Pare-pare dikirim bantuan dari masyarakat, lingkungan masjid, dan beberapa komunitas di Pare-pare juga diangkut dengan KM. Bukit Siguntang.

Sumber : www.hargatiket.info

Basarnas Siap-siap Beli Helikopter Mutakhir dan Kapal Canggih

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas, terus berupaya meningkatkan kinerja melalui penguatan personel dan peralatan.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi menuturkan, Basarnas selalu menyiapkan personel dan peralatan untuk kesiapsiagaan dalam rangka menghadapi bencana.

“Kita latih personel kita, untuk menghadapi bencana sewaktu-waktu. Kita tidak pernah tahu kapan bencana datang, tetapi personel dan peralatan kita siagakan 24 jam,” kata Marsekal Syaugi, saat mengunjungi Kantor SAR Denpasar di Jimbaran, Bali, Jumat 12 Oktober 2018.

Baca Juga : Jadwal Kapal Sinabung

Ia menjelaskan, kehadirannya di kantor SAR Denpasar, untuk melihat kesiapan, serta mengecek personel dan peralatan yang harus digunakan sewaktu-waktu.

Menurutnya, Basarnas terus menambah personel dan peralatan sesuai dengan kemampuan negara. Tahun ini, Basarnas mengagendakan pembelian dua unit helikopter. Hal itu diperlukan, untuk respons cepat menjangkau pulau-pulau di Indonesia.

“Karena, pulau-pulau kita ini kan banyak dan jauh-jauh. Tanpa helikopter, mungkin kita kurang sigap menjangkau pulau yang jauh-jauh,” papar dia.

“Response time kita tidak boleh lebih dari 30 menit, setelah kita menerima laporan. Kita harus menuju tempat, di mana bencana itu berada dari tempat terdekat kita,” ucapnya. .

Selain itu, Marsekal Syaugi juga menjelaskan, institusinya akan membeli kapal dengan ukuran besar. Fungsi kapal itu bisa memuat bahan bakar dalam jumlah banyak.

“Kapal ini bisa memuat bahan bakar sebanyak 450 ton. Kapal yang dimiliki SAR Denpasar ini hanya cukup memuat 40 sampai 50 ton bahan bakar. Terbatas operasinya di laut,” kata dia.

Baca : Jadwal Kapal Dobonsolo

Dengan jumlah daya angkut yang cukup besar, maka kapal yang akan dibeli Basarnas nantinya akan bisa menyuplai bahan bakar ke kapal-kapal lain, agar operasi pencarian dan pertolongan di laut bisa dilakukan dalam waktu lebih lama.

“Kapal ini juga bisa membawa air bersih 100 ton, kemudian bisa didarati helikopter. Kapal ini juga bisa membawa remote operated underwater vehicle untuk melihat korban di dasar laut. Alat itu kita pakai sewaktu pencarian di danau Toba. Satu kapal ini bisa memuat itu tadi fungsinya,” ujarnya.

Untuk proses pembeliannya, Marsekal Syaugi menuturkan, menggunakan program multi years. “Artinya, dua tahun, karena kalau satu tahun anggaran kita tidak mampu. Helikopter dan kapal ini datangnya tahun depan. Anggarannya cukup, walaupun dipotong-potong,” kata dia.

Ia berharap, pemerintah terus memberikan tambahan, agar profesionalisme personel dan peralatan yang dimiliki Basarnas terus bisa ditingkatkan.

“Sekarang sudah cukup tapi kalau ditambah kita akan lebih efektif,” lanjut Syauqi.

Sementara itu, soal sumber daya manusia, Marsekal Syaugi memaparkan, jumlah anggota Basarnas saat ini sebanyak kurang lebih 3.300 personel untuk menjangkau seluruh wilayah Indonesia dengan kondisi pertiga wilayah adalah lautan.

“Idealnya 7.000 personel. Jumlah saat ini masih kurang, karena kita menyesuaikan dengan kemampuan negara. Kita selama ini merekrut SDM itu sendiri. Beberapa tahun belakangan ini dimoratorium. Akhirnya, tahun lalu, saya bersurat kepada Presiden melalui Menpan. Kita mohon, agar tidak dimoratorium untuk SDM dengan kualifikasi khusus,” lanjut Marsekal Syaugi.

Sumber : www.hargatiket.info

Pelabuhan Indonesia Bakal Jadi Tempat Menarik Seperti Mal

Setiap Badan Usaha Milik Negara atau BUMN dituntut memberikan kontribusi bagi pembangunan di Tanah Air. Itu sebabnya hampir semua BUMN kini memiliki anak perusahaan yang didirikan khusus untuk mendukung kepentingan perusahaan induk.

Begitu pula dengan PT ASDP Indonesia Ferry. Perusahaan yang tugas utamanya adalah melayani pelayaran dalam negeri ini juga dituntut untuk memberikan kontribusi.

Pilihan ASDP Indonesia Ferry jatuh pada keinginan memanfaatkan lahan tidur mereka untuk diolah, dan menghasilkan keuntungan. Tapi ASDP Indonesia Ferry tak melayani bisnis properti untuk memanfaatkan lahan tidur tersebut. Maka dibentuklah anak perusahaan PT Indonesia Ferry Property atau IFPRO.

IFPRO bertugas ‘menghidupkan’ lahan tidur milik ASDP, yang kini mengelola 35 pelabuhan di seluruh Indonesia. Sebagai operatornya, ASDP Indonesia Ferry lalu merekrut M. Riza Perdana Kusuma, mantan Direktur Operasional dan Komersial PT Angkasa Pura Solusi, anak perusahaan PT Angkasa Pura II.

Baca Juga : Jadwal Kapal Labobar

Riza, begitu alumni FE Universitas Islam Indonesia ini diminta mengelola IFPRO. Penulis buku ‘Cahaya di Tirai Sakura’ yang berpengalaman mengelola ‘tempat rusak’ hingga menjadi baik dan menghasilkan ini menerima tantangan baru itu.

Tanpa rombongan, Riza melangkah. Ia bahkan merekrut sendiri karyawan yang akan membantunya di IFPRO.

Mantan Senior Manager Pre & Post Journey Services dan General Manager PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) di Nagoya, Jepang, Hong Kong, dan Taiwan ini akhirnya berhasil mendapatkan 18 orang yang bersedia bekerja dengannya, bahkan meski awalnya mereka tak paham, perusahaan apa yang dipromosikan Riza saat mewawancarai mereka.

Sekitar sembilan bulan lalu IFPRO dibentuk. Riza langsung berlari mewujudkan keinginan ASDP Indonesia Ferry. Kini tiga proyek besar sudah selesai. Satu di Labuan Bajo, yang lainnya adalah Merak, dan Bakauheni.

Awal Desember 2018, hasil karya Riza akan segera bisa dinikmati oleh publik. Seperti apa Riza bergerak memotivasi timnya hingga menghasilkan proyek raksasa, diceritakan Riza pada VIVA yang meminta waktu untuk berbincang.

Di kantor mungil yang nyaman dan terasa di rumah sendiri, Riza menerima VIVA dan melayani berbagai pertanyaan. Berikut petikan wawancara dengan Riza, yang kini posisinya adalah Presiden Direktur Indonesia Ferry Property.

Apa yang membuat Anda tertarik menggarap perusahaan ini?
Saya merasa tertarik karena perusahaan ini benar-benar mulai dari nol. Jadi benar-benar seperti kertas putih, bagaimana saya harus mewarnai. Saya sewaktu di Garuda (perusahaan tempat Riza bekerja sebelumnya-Red), sering kali diminta mengerjakan proyek dari nol, dari tak ada sampai menjadi ada. Tapi ini mandiri, dan di luar zona saya tadi.

Baca : Jadwal Kapal Egon

Jadi ini benar-benar dari nol? Sudah terhitung berapa bulan?
Ini bulan kesembilan. Benar-benar mulai dari nol. Perizinan, dan rekrutmen itu paralel. Dan saya tidak bawa gerbong. Semua rekrutmen saya lakukan sendiri, melalui Instagram. Saya keluar dari anak perusahaan AP II itu bulan Juni, dan perusahaan ini secara legal dibikin pada Oktober.

Jadi selama tiga bulan saya pelajari, saya buat feasibility studies, saya pelajari market-nya, gimana proyeknya berada, dan saya uji coba. Waduh, saya bilang waktu itu, saya prediksi ini akan terbentuk dua bulan lagi, tapi saya belum ada orang, bagaimana saya akan bekerja?

Lalu bagaimana Anda merekrut orang?
Akhirnya saya iseng mempublikasi pengumuman mencari orang melalui Instagram dan FB saya, bahkan meski tidak ada nama perusahaannya. Jadi yang saya jual adalah nama saya sendiri. Saya sampaikan bahwa saya mendapat proyek baru, saya jelaskan perusahaan ini bergerak di bidang apa, bla bla bla, tapi belum ada namanya.

Itu sebenarnya saya uji coba, memang IG saya itu saya bangun untuk membangun rasa percaya orang terhadap saya. Makanya saya uji coba. Ternyata yang masuk banyak. Jadi saya langsung lakukan walk in interview selama dua hari.

Anda turun sendiri melakukan perekrutan?
Iya. Ya, enggak ada orang, enggak ada pilihan. Bahkan kalau mereka nanya, nama perusahaannya apa, saya belum tahu. Jadi mereka ini adalah orang-orang yang percaya, dan mereka itu juga tidak semuanya follower saya di Instagram.

Ada yang tahu dari temannya, ada yang dari saudaranya, tapi mereka percaya. Mereka siap membangun rasa percaya pada saya. Jadi ini semua pelajaran bagi saya, bahwa kemampuan mengelola media sosial itu penting banget.

Berapa lama proses perekrutan, dan bagaimana prosesnya?
Dalam dua hari, ada 80 cv yang masuk. Tapi yang direkrut cuma 10. Buat saya, semua yang saya lakukan, dan apa yang saya alami dalam hidup saya adalah universitas. Di mana pun saya berada, saya tak pernah menjadikan itu sebagai tempat kerja, tapi saya posisikan sebagai sebuah sekolah.

Jadi setiap hari saya harus mendapatkan pelajaran. Jadi ketika ada cv yang masuk, saya belajar menjadi seorang human resources, saat melakukan wawancara, saya belajar juga menjadi marketing PR, sebab saya memasarkan pada mereka, sesuatu, yang barangnya belum ada.

Lalu sekarang saya belajar juga menjadi leader, bagaimana men-deliver culture, bagaimana mengikat mereka. Loyalitas integritas akan terbangun saat kepercayaan terbangun. Waktu di Garuda, saya sering dikirim ke kantor cabang yang ‘rusak’, saya memang membangun, tapi membangun sesuatu yang sudah ada dan sudah besar. Nah perusahaan ini, saya membangun dari nol. Buat saya ini menarik, cerita tentang membangun sebuah perusahaan.

Bagaimana proses awalnya Indonesia Ferry Property berdiri?
Awalnya, pemerintah, dalam hal ini Presiden, Kementerian Perhubungan, BUMN dan segala macam, keliling Indonesia. Mereka kemudian berkumpul dengan direksi ASDP dan PT PP.

Dibicarakan banyak hal bahwa BUMN itu perlu diberdayakan. Nah, di era sekarang, BUMN sekarang itu kan harus untung. Mereka harus bisa berkontribusi, mereka harus keluar dari zona yang sebenarnya.

Bisa dikatakan ASDP ini sudah terlambat dibandingkan BUMN yang lain, karena BUMN lain sudah punya anak perusahaan. Padahal ASDP ini punya 35 perusahaan dan punya lahan yang menganggur dan belum termanfaatkan.

Jadi keberadaan anak perusahaan BUMN itu adalah bagaimana anak perusahaan bisnis di luar core business induk, tetapi tujuan utamanya adalah mendukung bisnis induk tersebut. Nah buat ASDP, ini adalah yang pertama. Perusahaan ini dibangun dengan dana 51 persen dari ASDP dan 49 persen dari PP. PP juga sudah punya enam sampai tujuh perusahaan.

Baca : Jadwal Kapal Sangiang

Itu alasan kenapa ASDP Indonesia Ferry punya Indonesia Ferry Property (IFPRO). Karena IFPRO ini diharapkan bisa memanfaatkan lahan menganggurnya si induk ini.

Nah begitu dibangun, kami sudah memiliki tiga proyek yang masih fokus dengan arahan itu. Pertama di Labuan Bajo itu ada tanah dua hektare, tanah di sekitar pelabuhan.

Pelabuhan itu hanya melayani perjalanan satu kali sehari, dari Bajo ke Sape, perjalanan selama 14 jam. Karena jadwal perjalanan hanya sekali dalam sehari, maka ada lahan menganggur, dan itu bisa dimanfaatkan.

Perusahaan induk kan tidak bisa fokus memanfaatkan lahan menganggur, akhirnya dibentuklah kami. Jadi tugas kami pertama yaitu adalah membangun kawasan itu menjadi kawasan turisme. Karena memang Labuan Bajo sudah mengarah ke pariwisata.

Apa yang dilakukan IFPRO di Labuan Bajo?
Ada empat bisnis besar yang ada di situ, adalah pembangunan pelabuhan Marina atau Marina Port. Jadi Marina itu akan jadi tempat parkir yacht, kapal pribadi, kapal pesiar segala macam. Itu dibangun untuk kapal pribadi yang sampai 75 meter, segala macam. Dan itu memang targetnya internasional, selain lokal.

Kemudian yang kedua adalah membangun hotel bintang empat. Di situ ada 150 lebih kamar. Lalu ada komersial area, dan satu lagi adalah beach club. Ada dua area utama di Labuan Bajo, jalan Soekarno Hatta. Keuntungannya, Labuan Bajo itu kan sudah jadi tempat wisata. Areanya adalah hoping island, jadi kami buat pintu untuk keluar masuk itu dari pelabuhan kita.

Di mana lagi selain Labuan Bajo?
Ada lagi di Merak dan Bakauheni. Kalau ini awalnya ketika Presiden menyeberang, bisa ditempuh dalam waktu satu jam. Padahal umumnya, lama penyeberangan adalah tiga sampai tiga setengah jam. Nah Presiden Jokowi lalu bilang, kalau begitu, dibikin satu jam.

Lalu apa yang dibangun IFPRO di Merak dan Bakauheni?
Nanti pelabuhan ini ada dua zona, zona yang reguler dan zona yang punya kelebihan, di mana schedule-nya harus fix, kemudian secara fasilitas, ada tempat menunggu yang nyaman, pembelian tiket, dan lain lain.

Akhirnya dari bangunan yang diberikan ke kami, kami sudah terima bangunannya. Kita coba breakdown, executive terminal itu seperti apa sih dari sisi layanannya? Nah kita juga ambil dari sisi airport. Mulai dari memastikan keberangkatan yang sesuai jadwal, ada meeting room, ada Garbarata, dan lain sebagainya.

Bakauheni dan Merak juga memanfaatkan lahan sendiri?
Lahan sendiri. Iya, jadi di Bakauheni dan Merak itu lahannya ASDP, di atas pelabuhan. Di Merak ada 7 dermaga, Bakauheni ada tujuh dermaga. Kalau yang di Merak kita ada di dermaga 6, yang Bakauheni di dermaga 7.

Jadi di sana akan ada bangunan empat lantai, nanti ada stasiun KAI, ada pintu masuk. Ini lahan sendiri, dan berdasar konsepnya, peruntukannya kita ubah jadi mal, juga pelabuhan bukan hanya untuk penyeberangan.

Baca : Jadwal Kapal Lambelu

Bagaimana bisa sampai terpikir ke sana?
Selama ini, memang seolah-olah pelabuhan itu tidak tersentuh ya. Dan kalau kita mau lihat tempat pelabuhan yang nyaman itu hanya ada di luar negeri. Nah kenapa di Indonesia enggak seperti itu?

Jadi nanti di ruang tunggunya, harapannya ada lounge-nya, dan tidak tertutup seperti bandara. Tetapi orang bisa seperti working space, nongkrong di sini, dan pemandangannya adalah lalu lintas ferry, itu indah banget. Ini harapannya berkembang, ada garbarata.

Kapal juga direncanakan untuk bisa jalan dua jam sekali. Jadi jelas, bagaimana fungsi bangunan, dan bagaimana ini kapal juga akan direnovasi. Tapi itu bukan wilayah kita. Kapalnya itu dimiliki oleh ASDP. Karena itu core business-nya ASDP.

Rencananya kapal ini akan jalan dua jam sekali, di awal Desember nanti. Harapannya tiket bisa dibeli di manapun convenience store di website, Online segala macam. Dan ini adalah bangunan yang hampir sempurna. Hal yang seru itu adalah di sini langsung keluar ferry, langsung ditangkap pintu tol Sumatera. Ini seru banget. Tol ini Bakauheni ke Palembang terus ke Aceh.

Jadi mengusung konsep awal sebagai sebuah mal?
Iya. Kenapa mal? Karena secara demografi itu memungkinkan, secara lokasi juga. Harapannya, dua pelabuhan ini akan menjadi semacam centre of interest atau pusat yang menarik, dari orang-orang sekitar.

Tempat di mana orang bisa bikin beragam aktivitas di situ. Jadi kita ingin membuat pelabuhan yang bisa menjadi tempat kegiatan lain. Ada tempat yang proper-lah untuk menciptakan itu. Jadi kita bangun tanpa mengurangi misi kita.

Bagaimana dampak sosialnya?
Kita udah jembatani itu. Sebetulnya, kita sudah punya strategi untuk menyelesaikan itu, tidak harus semua kaki lima ditampung semua di situ. Enggak bisa juga.

Kapan akan dioperasikan?
Rencananya 1 Desember.

Wah, mudik akan nyaman banget?
Iya, termasuk Natal dan tahun baru.

Berapa nilai investasinya?
Investasi itu, kita hampir mendekati angka Rp900 miliar, untuk dua itu. Itu sudah termasuk 30 persen modal sendiri, dari dua induk, ASDP dan PP. Kemudian dari perbankan 70 persen.

Sudah dengan Labuan Bajo?
Itu udah semua, untuk tiga itu. 800 sekian lah ya angka pastinya. Tapi kurang lebih sekitar itu.

#Riza lalu memutarkan video proyek IFPRO di Labuan Bajo. Ia juga menjelaskan seperti apa konsep yang bangun di sana. Ia juga menjelaskan dengan detail, lokasi Marina, Beach Club, Hotel, Area Komersial, Function Room yang mampu menampung hingga 1.000 orang. Termasuk area untuk menggelar aktivitas kesenian, open theatre, dan piazza. Juga ada Rooftop, hingga wedding stage. Karena aktivitas ferry di Labuan Bajo hanya sekali sehari, maka konsep property di Labuan Bajo berbeda dengan konsep di Merak-Bakauheni. Di akhir video terlihat logo Patra Jasa dicantumkan juga.#

Sumber : www.hargatiket.info

Pemulihan Infrastruktur Palu Dipercepat, Begini Kondisinya

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menjabarkan, wilayah terdampak gempa di Palu dan Donggala kini sedang mengalami percepatan pemulihan infrastruktur. Baik fasilitas jalan, listrik, bandara, dan ketersediaan BBM mulai pulih.

“Akses jalan ke Palu-Donggala, Palu-Poso, Palu-Mamuju sudah terbuka. Kondisi kelistrikan di Palu sudah pulih,” kata Sutopo di kantor BNPB, Jakarta, Kamis 4 Oktober 2018.

Ia menambahkan, dari tiga unit pembangkit, satu unit pembangkit sudah beroperasi (PLTD Silae), satu unit pembangkit perbaikan ((PLTU Mpanau) dan satu unit pembangkit transfer ke Sistem Sulselrabar (PLTA Poso).

“67 dari 2.211 gardu distribusi telah beroperasi. 2.144 gardu distribusi masih padam. Dari 80 genset 15 unit sudah beroperasi, 17 unit siap pasang, dan 48 unit dalam perjalanan,” kata Sutopo.

Baca Juga : Jadwal Kapal Leuser

Ia menyebutkan fasilitas listrik yang sudah menyala diantaranya di RS Wirabuana, RS Undata, RS Bhayangkara, SPBU Kartini, Bandara, RS Anutapura, SPBU Sisingamaraja, RS Budi Agung, dan RS Bala Keselamatan. Kemudian, Markas Polda, kantor Gubernur, 12 titik pengungsi, Kantor Walikota, Yonif 711, Kantor BMKG, Masjid
Donggala dan Rumah Dinas Bupati Donggala.

“371 personil PLN masih memperbaiki gardu induk dan jaringan listrik di wilayah Sulawesi,” kata Sutopo.

Ia menambahkan, Pelabuhan Pantoloan juga sudah beroperasi untuk penumpang dan barang. 1.500 orang naik kapal Pelni menuju Nunukan dan Balikpapan pada 1 Oktober 2018.

“Kapal Julung-Julung mengangkut 180 penumpang di Pelabuhan Taipa dan Kapal Pelni (kapasitas 3.000 penumpang) merapat di Partoloan-Palu,” kata Sutopo.

Lalu ia menjelaskan, Bandara Mutiara Al Jufri di Palu sudah melayani penerbangan pesawat komersial, I jarak pendek, dan pesawat Hercules. Adapun telekomunikasi tiga operator (Telkomsel, Indosat, XL) sudah beroperasi 49 persen di wilayah Sulteng.

Baca Juga : Jadwal Kapal Ciremai

“Untuk pasokan BBM, enam SPBU sudah beroperasi di Kota Palu, 39 sudah beroperasi di Donggala, Sigi, 13 SPBU beroperasi di Parigi Moutong, Mamuju Utara dan Mamuju Tengah,” ungkapnya.

Kemudian ia mengatakan, diadakan operasi pasar untuk elpiji. Lalu empat tanker berlayar menuju Donggala membawa berbagai jenis BBM
mencapai 11,2 juta liter direncanakan akan terus berdatangan pada hari ini dan besok.

“Kapal MT Karmila pengangkut bahan bakar Premium berhasil merapat ke Donggala. Kapal itu membawa 1,2 juta liter Premium.100 SPBU portable, truk pengangkut BBM beserta awak mobil tangki juga dibawa dengan kapal,” tambahnya.

Sumber : www.hargatiket.info

Perluas Sektor Pariwisata, Pelni Sediakan Kapal untuk Jelajahi Indonesia

PT Pelni mulai melirik potensi bisnis lain di luar core jasa angkut penumpang dan barang.

Sektor pariwisata, menjadi alternatif pilihan bisnis yang ingin digapai di 2017.

“Ini lini bisnis yang dimulai sekarang. Pariwisata sangat menjanjikan,” kata Direktur Utama PT Pelni Elfien Guntoro.

Guntoro tak asal meraba, dia juga tak asal menggeser planning bisnis PT Pelni.

Gambaran pariwisata di 2016 memang terlihat sangat seksi.

Baca Juga : Jadwal Kapal Dorolonda

PDB dari pariwisata menyumbangkan 10 persen PDB nasional, dengan nominal tertinggi di ASEAN.

Angka pertumbuhannya? Mencapai 4,8 persen dengan tren naik sampai 6,9 persen.

Angkanya jauh lebih tinggi daripada industri agrikultur, manufaktur otomotif dan pertambangan.

Devisanya pun menempati posisi ke-4 penyumbang devisa nasional, sebesar 9,3 persen dibandingkan industri lainnya.

“Faktanya memang seperti itu. Apalagi naik pesawat sekarang lebih murah. Orang-orang lebih memilih naik pesawat ketimbang kapal laut. Jadi mindsetnya harus diubah.Naik kapal Pelni tak hanya sekedar mencapai tujuan, tapi juga berwisata,” katanya.

Respon masyarakat? Ternyata lumayan bagus.

Paket Wisata Bahari 2016 bertema Ship Xperience: New Way to Explore Wonderful Indonesia, banyak dilirik wisatawan.

Dari Labuan Bajo-Pulau Komodo, Derawan, Raja Ampat, Wakatobi, dan Banda Neira, rutenya selalu ramai dipesan wisatawan.

Siapa yang bisa menolak berwisata ke Raja Ampat?

Baca : Jadwal Kapal Bukit Raya

Destinasi dengan kekayaan terumbu karangnya, dan juara dunia untuk snorkeling versi CNN International.

Siapa juga yang bisa menolak rayuan Labuan Bajo dengan Komodo-nya?

Destinasi yang merupakan runner up snorkeling versi CNN International.

Wakatobi dengan 3.000 spesies ikan dan 600 jenis koral dunia juga banyak dilirik wisatawan.

Begitu juga Banda Neira dengan pesona Gunung Api Laut dan Taman Wisata Bawah Lautnya, hingga Derawan dengan penyu raksasa dan ubur-uburnya yang sulit ditemukan padanannya di dunia.

“Konsep yang kami tawarkan mirip-mirip dengan live on board. Kapal Pelni punya fasilitas lengkap, jadi wisatawan tidak perlu kuatir. Kami menyediakan shower dengan air panas, makanan dengan menu bervariasi, dan tentunya sumber listrik atau colokan, agar urusan selfie-selfie tetap lancar,” paparnya.

Selain paket wisata ke berbagai daerah di Indonesia, Pelni juga disebut sukses menyelenggarakan perayaan pergantian tahun baru di kapal Umsini pada akhir 2016, membuka paket rapat di kapal, sarana edukasi, juga membuka paket pernikahan sampai wisuda di atas kapal.

“Pemerintah daerah saat ini sudah ada beberapa yang mengadakan rapat di kapal, juga kita edukasi siswa sekolah untuk eksplorasi di kapal, melihat suasana dan laut. Secara bisnis ini ada kenaikan yang signifikan. Ini yang membuat kita makin optimis, mulai kelihatan dan mulai dikenal,” timpal Direktur Komersial PT Pelni, Harry Boediarto.

Saat ini ada 26 kapal Pelni yang memungkinkan untuk menjalankan fungsi wisata dan MICE.
Dan di 2017 ini, Pelni bahkan berani merencanakan membeli satu kapal khusus wisata.

“Kemungkinan besar kapal bekas di-upgrade, karena kalau membangun membutuhkan waktu yang lama. Butuh waktu sampai dua tahun,” kata Harry.

Sumber : www.hargatiket.info